Sabtu, 04 Juni 2011

Keutamaan Puasa Bulan Rajab

Puasa adalah syariat Tuhan yang selalu ada dalam setiap risalah yang turun ke muka bumi ini, mulai dari rasul pertama sampai rasul terakhir Muhammad saw, mendapatkan syriat puasa ini. Berbicara puasa, puasa ada yang wajib dan ada yang sunnat, puasa wajib sendiri adalah satu bulan sekali dalam setahun yakni bulan ramadhan menurut penanggalan bulan hijriyah, dan hukum puasa ini wajib karena sudah jelas-jelas tercantum dalam firman Allah pada surat Albaqarah ayat 183. Adapun mengenai puasa sunnat banyak sekali macamnya, mulai dari puasa senin kamis, puasa enam hari setelah bulan ramadhan, puasa nabi daud, puasa bulan rajab dan sebagainya.
Dalam tulisan ini penulis ingin mengajak pembaca untuk menelisik salah satu dari puasa sunnat tersebut, yakni puasa bulan rajab, karena berhubung sekarang kita berada di bulan rajab. Puasa bulan rajab sendiri adalah puasa yang dilakukan dalam bulan rajab, baik selama satu hari, dua hari atau sampai sebulan penuh, tentunya fadhilahnyapun akan berbeda-beda pula.
Berikut hadits yang menjelaskan tentang keutamaan puasa dalam bulan rajab:

1.            خِيرَةُ اللهِ مِنَ الشُّهُورِ شَهْرُ رَجَبٍ وَهُوَ شَهْرُ اللهِ، مَنْ عَظَّمَ شَهْرَ اللهِ رَجَبٍ فَقَدْ عَظَّمَ أَمْرَ اللهِ، وَمَنْ عَظَّمَ أَمْرَ اللهِ أَدْخَلَهُ جَنَّاتِ النَّعِيمِ، وَأَوْجَبَ لَهُ رِضْوَانَهُ الْأَكْبَرَ

Artinya: “diantara bulan-bulan yang terbaik disisi Allah adalah bulan rajab dan dia adalah bulannya Allah, barang siapa yang mengagungkan bulan Allah yaitu bulan rajab, sungguh ia telah mengagungkan perintah Allah, dan barang siapa yang mengagungkan perintah Allah, ia akan dimasukkan ke dalam surga na’im dan Allah akan memberikannya keridhoan yang besar”. (Sya’bul iman juz 5 hal 336)

2.                 مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ رَجَبٍ كَانَ كَصِيَامِ سَنَةٍ، وَمَنْ صَامَ سَبْعَةَ أَيَّامٍ غُلِّقَتْ عَنْهُ سَبْعَةُ أَبْوَابِ جَهَنَّمَ، وَمَنْ صَامَ ثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ، وَمَنْ صَامَ عَشَرَةَ أَيَّامٍ لَمْ يَسْأَلِ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ، وَمَنْ صَامَ خَمْسَةَ عَشَرَ يَوْمًا نَادَى مُنَادٍ مِنَ السَّمَاءِ: قَدْ غَفَرْتُ لَكَ مَا سَلَفَ فَاسْتَأْنِفِ الْعَمَلَ قَدْ بَدَّلْتُ سَيِّئَاتِكُمْ حَسَنَاتٍ، وَمَنْ زَادَ زَادَهُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ

Artinya: “barang siapa yang berpuasa sehari dalam bulan rajab, ia seperti berpuasa satu tahun, dan barang siapa yang berpuasa tujuh hari, maka akan ditutup baginya tujuh pintu neraka, dan barang siapa yang berpuasa delapan hari maka dibukakan untuknya delapan pintu surga, dan barang siapa yang berpuasa sepuluh hari, maka tidaklah ia meminta sesuatu kepada Allah, kecuali akan diberikan kepadanya, dan barang siapa yang berpuasa lima belas hari, maka akan keluar suara dari langit: “aku telah mengampuni apa yang telah lalu darimu, maka sucikanlah perbuatanmu sesungguhnya aku telah mengganti keburukanmu dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambahnya, maka Allahpun akan menambahnya (balasannya)”.
(sya'bul iman, juz 5 hal 346)

Dari kedua hadits di atas, kita dikabarkan tentang keutamaan bulan rajab, yang pertama bahwa bulan rajab itu adalah bulannya Allah, maka sepantasnyalah kita akan memuliakannya dengan amalan-amalan yang baik, seperti puasa, membaca Alquran, dzikir, bersedekah dan lain sebaginnya. Di samping itu pula, bulan rajab merupakan bulan haram. Yang kedua kita dikabarkan tentang kutamaan berpuasa dalam bulan rajab, dimana keutamaan yang akan kita dapat bergantung pada berapa lama kita melakukannya, sebagaimana keterangan hadits di atas. Oleh karena itu melalui momen bulan rajab ini, mari kita tunaikan kewajiban kita sebagai hamba Allah guna mendapatkan ridhaNya. Dan akhirnya saya ucapkan, "Selamat beribadah di bulan rajab ini!!"  

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Advertising

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

visitors

Copyright © 2012. Menggenggam Hikmah - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz