Senin, 25 Juli 2011

seorang gadis impian


Ku rasakan keanehan yang luar biasa
saat kau mulai menggelitikku dengan sebuah pertanyaan.
Pertanyaan tentang Peraasaan yang terbentang dalam jiwaku tentang dirimu.
Seharusnya kau mengetahui terlebih dahulu,
bahwa semesta telah bertasbih saat kau mulai melebur dalam masaku.
Telah kutorehkan sejuta kata untuk melukismu,
beberapa kali aku tayangkan engkau dalam bioskop hayalanku.
Namun akupun lebih mengerti bahwa ketulusan itu ada di dalam jiwa.
Kuakui perasaan yang kau tancapkan saat dulu kita bersua,
hingga benih-benih yang tak aku mengerti tumbuh dalam lahan jiwaku.
Kedatanganmu waktu itu begitu sederhana,
seperti isyarat yang tak mampu ditangkap bunyi saat gendang ditabukkan.
Kau mulai menguasai jiwaku, meski kita tak pernah bicara.
Kaupun mulai membuka daun pintu jiwaku, meski kita jarang bersua.
Merasakan bayangmu telah cukup untuk melukismu.
Kau begitu indah meski itu adalah pemikiranku.
Kini malam telah menyergap siang.
Hari ini telah menutup masa silam dan membungkus hari esok dengan harapan.
Hingga waktu telah membawaku pada suatu masa,
Saat itupun Aku mulai sadar, bahwa engkau telah menjadi masa silamku.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Advertising

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

visitors

Copyright © 2012. Menggenggam Hikmah - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz