Senin, 24 Oktober 2011

Bisikan Kemarau Panjang


Gumpalan awan panas memegang tangkai kehidupan…
Pepohonan bergoyang menandakan badai sedang berlangsung..
Bukan badai hujan,, namun badai kematian…
Dedauanan berjatuhan dalam tamparan angin.
Ku tertatih dalam desahan nafas alam yang tak bersahabat
Ku saksikan beberapa mahluk tergulung kematian
Langit memerah panas…
Udara bergerak keras..
Debu berterbangan di muka langit…
Kekeringan memusnahkan kehijauan bumi.
Orang-orang berteriak….
“Air….. Air…. Air”…
Bumi tak menjawab, tak peduli dengan rengehan itu..
Justru matahari semakin ganas memukul mereka…
Teriakan mereka semakin meninggi,
Menjulang menuju ke angkasa raya, seolah berlari mencari rumah Tuhan
Namun kehampaan tetap berdiri sebagai penjawab bisu..
Teriakan itu hanya menambah keluh kesah yang menumpuk..
Mereka tak mengerti, tak pula memahami,
Bahwa Tuhan tengah bercakap dengan mereka,
“Tentang ibadah,, tentang tanggung jawab”
Yang kini banyak mereka lupakan…
Mereka dikuasai nafsu, berlari dari titah Tuhan.
Kini Tuhan murka, atas tingkah dan perbuatan manusia..

Kekeringan ini, adalah dosa kita…
Kekeringan ini, telah menyiksa kehidupan kita…
Kekeringan ini, telah menggagalkan panen kita…
Kekeringan ini, telah mendorong manusia dalam permusuhan.
Tiada jalan untuk menghapus semuanya,
Kecuali dengan kembali kepada-Nya.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Advertising

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

visitors

Copyright © 2012. Menggenggam Hikmah - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz