Senin, 28 November 2011

Menyoal Transportasi Di Indonesia

Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin[1].  Keberadaan transportasi merupakan keniscayaan dalam kehidupan manusia, karena seiring dengan perkembangan manusia dengan segala pemikirannya, serta ditambah dengan kebutuhan manusia yang terus bertambah, maka telah memunculkan alat teransportasi dengan rupa yang beranekaragam.
Transportasi dewasa ini telah berkembang sangat pesat, baik pada jalur darat, laut dan udara. Sehingga alam menjadi seperti satu kampung kecil, yang dapat dijangkau keseluruh tempat-tempatnya hanya dengan hitungan beberapa jam, hal ini karena kemajuan tekhnologi dalam bidang transportasi, misalnya seperti taransportasi darat dengan kereta api cepat yan ada di jepang, atau di udara seperti pesawat boing yang kini telah menggeser model casa. Hal ini patut diapresiasi. Karena hal itu telah cukup memberikan kontribusi besar terhadap tercapainya kebutuhan manusia yang dewasa ini semakin besar namun menginginkan solusi yang cepat dan instan ini.

Kemajuan tekhnologi dalam bidang transportasi di samping merupakan hal positif atas perkembangan iptek yang dimiliki manusia. Namun disisi lain kita dihadapkan dengan beragam permasalahan yang muncul dengan keberadaan transportasi ini, seperti kemacetam lalu-lintas, kecelakaan,polusi udara, monopoli rakyat miskin dan sebagainya.
Mari kita bahas satu persatu dampak dari perkebangan transportasi yang semakin maju ini, yang pertama dari sisi lalu lintas sendiri, sebagaimana kita ketahui kemacetan merupakan pemandangan yang lumrah di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya, hal ini tentunya memberikan dampak pemandangan yang semeraut di kota-kota tersebut, ditambah lagi dengan infrastruktur jalan yang kadang tak mendukung, tentunya semakin memperparah keadaan. Menyikapi hal ini, pemerintah secara rutin menugaskan pihak kepolisian untuk turun jalan, mengatur para pengemudi, disamping juga melakukan rehabilitasi terhadap infrastruktur yang kurang memadai, akan tetapi ketika solusi tersebut mulai dilaksanakan, sangat disayangkan  hal tersebut diwarnai dengan sikap amoral para petugas lalu lintas, seperti pungutan liar (Pungli), yang tidak sedikit hal tersebut memperparah kemacetan. Ditambah lagi, ketika perbaikan infrastruktur dilaksanakan, masih saja ulah para koruptor menyelam mengambil kesempatan, dengan cara memotong anggara perbaikan, sehingga jalanan yang mestinya berkualitas anggaran satu milyar, karena dipotong 50 persen menjadi jalanan dengan kualitas anggaran 500 juta, hal ini tentunya memberikan dampak infrastruktur yang tidak bertahan lama, yang pada kelanjutannya akan memperparah keadaan lagi.
Yang kedua, permasalahan yang muncul adalah maraknya kecelakaan. Dari data dinas perhubungan tahun 2011, tepatnya pada operasi ketupat pada bulan agustus sampai sepetember lalu, angka kecelakaan mencapai 4.744 kasus, hal ini lebih tinggi dari angka kecelakaan tahun lalu yang hanya mencapai 3.633 kasus, berarti ada peningkatan 1.111 kasus[2], kendati jumlah korban jiwanya menurun. Dengan demikian system keselamatan yang dimiliki oleh dinas perhubungan bisa dikatakan belum begitu baik, sehingga kasus kecelakaan masih tetap menjamur dari tahun ke tahun.
Yang ketiga adalah permasalahan polusi. Dengan meningkatnya volume kendaraan di kota-kota besar, memberikan dampak kerusakan lingkungan berupa polusi yang semakin mengganas, udara akan terasa memanggang, debit air akan semakin berkurang di bawah tanah, tanah terasa gersang dan berbagai macam dampak lainnya yang menggambarkan kerusakan lingkungan.
Permasalahan selanjutnya adalah dari aspek kesehatan, mengganasnya perkembangan transportasi menuju pada kesetabilan kesehatan manusia sebagai konsumen transportasi. Dewasa ini kita dihadapkan dengan bermacam bentuk penyakit yang dimunculkan oleh aktivitas transportasi manusia, seperti infeksi saluran pernafasan atas (hisfa). Sehingga manusia dihadapkan dengan bermacam keruwetan antara kebutuhan dan kemudaratan.
Menyikapi permasalahan di atas, sepertinya penting dilakukan perombakan sistem oleh dinas perhubungan guna meminimalisir angka kecelakaan. Angka kecelakaan disini tentunya bukan yang di darat saja, akan tetapi mencakup seluruh bagian transportasi, yakni di darat, udara dan laut, karena tidak bisa dipungkiri semua bagian teransportasi ini tidak luput dari kecelakaan yang mewarnai, sebagaimana yang banyak kita lihat di media massa.
Rencana pemerintah untuk penerapan e-government di lingkungan kementrian perhubungan patut diapresiasi, karena diharapkan sistem baru yang berbasis tekhnologi yang ditawarkan pemerintah ini bisa membantu menyelesaikan permasalahan transportasi di Negara Indonesia, terkhusus untuk ibu kota Jakarta yang semakin hari semakin parah penaganan transportasinya. Di samping itu juga, kesadaran dari para pengemudi dalam berkendara sangat diharapkan, mematuhi aturan-aturan yang ada, dan berlaku santun terhadap pengendara lain. Dan untuk para petugas lalu lintas diharapkan lebih profesional dalam bertugas, jangan mau menerima pungli (pungutan liar) yang belakangan ini semakin marak terjadi.
Kemudian bagi para pejabat pemerintah, diharapkan lebih jujur dan bijaksana dalam menangani pembangunan imprastruktur jalan, sehingga tidak ada lagi terdengar dan terjadi kasus pemotongan anggaran secara sepihak (dikorupsikan) oleh pejabat sendiri, karena pada dasarnya itu adalah hak masyarakat dan merupakan faktor yang menjadi tiang terwujudnya transportasi yang damai dan teratur. Sehingga masyarakat pun bisa lebih tertib berkendara karena profesionalitas pengelola lalu lintas dan baiknya infrastruktur jalan dan segala fasilitas lain yang mendukung lancarnya transportasi.


[1] Wikipedia.com. tanggal akses 30 oktober 2011
[2] Regional.kompas.com/ tanggal akses 30 oktober 2011.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Advertising

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

visitors

Copyright © 2012. Menggenggam Hikmah - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz