Rabu, 28 Desember 2011

resensi buku teori pengkajian sastra


Resensi
Judul Buku                  : Teori Pengkajian Sastra
Penulis                         : Prof. Dr. Burhan Nurgiyantoro, M.Pd
Penerbit                       : Gadjah Mada University Press
Jumlah halaman           : 346
Peresensi                     : Muhammad War’i
Teori Pengkajian Sastra
Salah satu cara manusia dalam mengekspresikan hidup mereka adalah dengan menuangkan perjalanan hidup mereka dalam kata-kata yang tersusun menjadi sebuah teks. Sebuah karya yang belakangan dikenal dengan karya fiksi. Hal ini, pada kelanjutannya menjadi bagian dalam kehidupan manusia. Sejarah pun mencatat, karya-karya yang dihasilkan manusia dalam perjalanannya, seperti cerita 1001 malam yang merupakan karya fiksi termasyhur pada masa itu bahkan sampai masa kita sekarang, begitu juga dengan karya yang sangat mengharukan, yakni kisah romantis Romeo dan Juliet, dan lainnya. Hal itu merupakan bentuk perkembangan karya sastra khususnya karya sastra yang fiksi.
Sebagai sebuah karya imajiner, fiksi menawarkan berbagai permasalahan manusia dan kemanusiaan, hidup dan kehidupan. Pengarang menghayati berbagai permasalahan tersebut dengan penuh kesungguhan dan kemudian diungkapkannya kembali melalui saran fiksi sesuai dengan pandangannya. Fiksi mencertiakan berbagai masalah kehidupan manusia dalam intraksinya dengan lingkungan dan intraksinya dengan diri sendiri, serta intraksinya dengan Tuhan. Dengan demikian karya fiksi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia.
Seiring dengan perkembangan karya fiksi, begitu juga laju ilmu pengetahuan sedemikian pesat, sehingga para sastrawan maupun serjanawan dalam bidang bahasa dan sastra mulai melirik karya fiksi sebagai bidang ilmu pengetahuan yang mesti diperhatikan lebih serius. Pada tahun sebelum delapan puluhan, karya fiksi memang banyak ditemukan, akan tetapi aturan-aturan ataupun teori-teori yang berkaitan dengan hal itu, masih jarang ditemukan. meskipun ada, bahasanya menggunakan bahasa asing (inggris). Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi para sastrawan atapun serjanawan khusunya di Indonesia, sehingga belakangan, para sastrawan maupun sarjanawan dalam bidang bahasa dan sastra mulai mencoba menyusun panduan untuk teori ataupun unsur-unsur yang penting dalam sebuah karya fiksi.
Di antara pakar ilmu bahasa dan sastra yang mulai menyumbangkan pemikirannya untuk perkemabangan sastra yang lebih teratur adalah Prof. Dr. Nurgiyanto, M.Pd. beliau menyusun sebuah buku yang membahas khusus tentang karya fiksi. Dalam bukunya yang berju
dul Teori Pengkajian Fiksi tersebut, penulis mengupas seluk-beluk dalam karya fiksi serta unsur-unsur pembangunnya.
Buku yang diterbitkan oleh Gadjah Mada University Press tersebut, benar-benar menjawab kegelisahan beberapa pecinta sastra yang menginginkan buku yang membahas tentang aturan dan unsur-unsur dalam karya fiksi. Meskipun ada beberapa buku kajian fiksi sebelumnya, akan tetapi bahasa yang lugas dan mudah dimengerti tidak kita temukan pada karya-karya sebelumnya. Karena meskipun ada karya yang seperti itu, karya tersebut merupakan terjemahan dari buku yang berbahasa asing. Dengan demikian buku teori pengkajian sastra karya burhan nurgiyanto merupakan penggerak awal buku teori kajian fiksi yang berbahsa Indonesia.
Di samping itu juga, buku teori pengkajian fiksi karangan Burhan Nurgiyanto tersebut merupakan buku yang ditujukan bagi para pemula yang belajar bahasa dan sastra, sehingga unsur-unsur dasar dalam sebuah karya fiksi kita temukan semua dalam buku ini. Di tambah pula dengan beberapa pendapat para ahli tentang karya fiksi sehingga buku ini kaya dengan keorisinalan. Dengan demikian, buku ini sangat penting untuk dijadikan bacaan wajib bagi para pengkaji sastra, kritikus satra ataupun peneliti sastra, terkhusus bagi para mahasiswa yang merupakan pemula dalam mempelajari karya fiksi.
Tidak lewat pula dalam buku ini beberpa unsur ekstrinsik dalam sebuah karya fiksi. meski tidak terlalu luas membicarakan tentang hal itu, tapi cukup menggambarkan sekilas saja, mungkin karena tembakannya hanya ke unsur intrinsik dalam karya fiksi.
Secara ringkas teori pengkajian sastra yang ditawarkan Burhan Nurgiyanto mencakup tujuh bagian, yang pertama adalah Tema, yang biasanya mengangkat tentang masalah kehidupan. Tema disini, penulis golongkan ke dalam dua bagian, tema yang monoton dan tema yang melawan arus, disebut dengan istilah tema tradisional dan nontradisional.
Dan yang kedua adalah cerita, yang berisi bagaimana hakikat cerita, pokok permasalahannya dan hubungan cerita dan fakta yang sebenarnya. Kemudian yang ketiga dari unsur sebuah karya fiksi adalah plot, yakni hakikat plot, pemplotan dalam hal ini mencakup pristiwa, konflik dan klimaks berikut dengan kaidah dan tahapan-tahapan dalam plot.
Yang ke empat adalah penokohan, berisi tentang pengertian dan hakikat pemokohan, juga tentang beberapa hal yang terkait dengan tokoh. Menurut penulis tokoh dengan plot, merupakan satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan, karena satu dengan yang lainnya saling bertergantungan. Yang ke lima adalah pelataran dalam hal ini penulis meletakkan pelataran sebagai salah satu unsur fiksi yang utama. Penulis juga membagi latar dalam dua bagian, yakni latar netral dan latar tipikal. Ditambah pula dengan unsure-unsur latar.
Dan yang selanjutnya adalah sudut pandang, penulis meletakkan sudut pandang sebagai sesuatu yang penting dalam sebuah karya fiksi karena penulis memandang sudut pandang sebagai jalan penonjolan yang utama dalam karya fiksi. Dan yang terakhir adalah bahasa, dalam hal ini mencakup gaya bahasa dan keindahan narasi serta unsur leksikal dan gramatikal dalam sebuah karya fiksi. Menurut penulis, karya fiksi biasanya dikembangkan dalam dua bentuk penuturan: narasi dan dialog. Kedua hal inilah yang akan memberikan warna dalam sebuah karya fiksi yang akan membawa sebuah karya menarik atau membosankan untuk dibaca.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Advertising

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

visitors

Copyright © 2012. Menggenggam Hikmah - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz