Sabtu, 03 Maret 2012

Cinta dalam hati

Setiap kali goresan pertemuan menangkap wajahnya, hati selalu bergetar dan menyeringat dalam kedinginan. Kemurnian wajahnya tak pernah berhenti menjadi bagian yang mengguncangkan jiwaku. Wajah itu menjadi muka langit di luasnya samudra, keindahannya mengurung wajah-wajah seluruh wanita sehingga seluruh dunia adalah wajahnya. Bumiku selalu tergetar tanpa dikomandoi.
Aku tak mengerti dengan peristiwa itu. Secarik wajahnya begitu anggun dan mempesona. Aku selalu tergetar sendiri menyaksikan pemandangan agung itu. Meski aku menyadari bahwa ia tidak mempedulikan rasaku, namun getar yang aku miliki ketika melihat wajahnya adalah kebahagiaan tersendiri bagiku.
Aku tak peduli lagi dengan apa yang pernah kau sampaikan padaku, tentang merpati yang tak sampai kepada sarangnya di tengah badai yang dahsyat karena kematian yang lebih dahulu menyergapnya, dan tantang pemuda yang jatuh ketika mendaki gunung yang terjal. Sekarang yang terpenting bagiku adalah menjaga perasaanku kepadamu, semua menyangkut hidup dan kebahagiaanmu dalam arti yang seluas-luasnya.
Sekarang aku menyadari bahwa cinta tengah bersemi
di hatiku, melalui bisikan lembut dan getar yang dahsyat. Cinta telah menjelma kembali melalui sesosok wanita dengan wajah berbinar. Wanita mungil yang selalu indah dalam jiwaku. Wanita asing yang selalu dekat dalam hatiku.
Cinta ini, seperti pertapaan di gunung kemuliaan. Diam dalam gelap dan dingin yang menusuk, namun nikmat dalam perbincangan yang membatin. Karena antara diriku dan dirimu terhubung dalam sebuah ruang gerak yang tercipta dari ketinggian cinta dan perasaan, sehingga seperti cinta yang tak bisa mati karena jauh dari kepanaan.
Kini cinta tengah berbincang dalam masaku, melalui garis batin dan perasangka yang baik. Cinta ini akan menjadi penjaga imanku, akan menjaga kebahagiaan kekasihku. Karena antara ragaku dan raganya hanya bertemu dalam ruang jiwa yang agung. Cinta ini tidak akan pernah ternoda, karena ini percintaan yang ditulis Tuhan untuk jalan hidupku. Sebuah jalan cinta yang agung dan sunyi dari noda dan nista.
Kekasihku, terima kasih telah hadir dalam hidupku, keberadaanmu telah menyelamatkanku dari kehancuran menjalani kisah percintaan yang digelapkan setan. Semoga jiwaku dan jiwamu selalu dalam lindungan Tuhan untuk selalu menjaga raga dari ketergelinciran menuju jurang kenistaan sebelum akad kesucian membolehkannya. Biarlah aku merasakan kehangatan cinta hanya dengan jiwaku, sehingga langkah nafsu bisa tersekat dalam penjara Tuhan.
Getar-getar cinta yang tercipta dari serpihan pergerakan tubuh dan bayang wajahmu adalah bidadari anggun yang menari di hadapanku. Pergerakanmu dalam batinku adalah pertemuan seorang lelaki dengan wanita yang paling ia cintai. Dan tubuhmu yang kadang dibawa waktu dalam pertemuan singkat denganku adalah pertemuan cinta yang selalu aku gilakan. 
Setiap kali goresan pertemuan menangkap wajahnya, hati selalu bergetar dan menyeringat dalam kedinginan. Kemurnian wajahnya tak pernah berhenti menjadi bagian yang mengguncangkan jiwaku. Wajah itu menjadi muka langit di luasnya samudra, keindahannya mengurung wajah-wajah seluruh wanita sehingga seluruh dunia adalah wajahnya. Bumiku selalu tergetar tanpa dikomandoi.
Aku tak mengerti dengan peristiwa itu. Secarik wajahnya begitu anggun dan mempesona. Aku selalu tergetar sendiri menyaksikan pemandangan agung itu. Meski aku menyadari bahwa ia tidak mempedulikan rasaku, namun getar yang aku miliki ketika melihat wajahnya adalah kebahagiaan tersendiri bagiku.
Aku tak peduli lagi dengan apa yang pernah kau sampaikan padaku, tentang merpati yang tak sampai kepada sarangnya di tengah badai yang dahsyat karena kematian yang lebih dahulu menyergapnya, dan tantang pemuda yang jatuh ketika mendaki gunung yang terjal. Sekarang yang terpenting bagiku adalah menjaga perasaanku kepadamu, semua menyangkut hidup dan kebahagiaanmu dalam arti yang seluas-luasnya.
Sekarang aku menyadari bahwa cinta tengah besemi di hatiku, melalui bisikan lembut dan getar yang dahsyat. Cinta telah menjelma kembali melalui sesosok wanita dengan wajah berbinar. Wanita mungil yang selalu indah dalam jiwaku. Wanita asing yang selalu dekat dalam hatiku.
Cinta ini, seperti pertapaan di gunung kemuliaan. Diam dalam gelap dan dingin yang menusuk, namun nikmat dalam perbincangan yang membatin. Karena antara diriku dan dirimu terhubung dalam sebuah ruang gerak yang tercipta dari ketinggian cinta dan perasaan, sehingga seperti cinta yang tak bisa mati karena jauh dari kepanaan.
Kini cinta tengah berbincang dalam masaku, melalui garis batin dan perasangka yang baik. Cinta ini akan menjadi penjaga imanku, akan menjaga kebahagiaan kekasihku. Karena antara ragaku dan raganya hanya bertemu dalam ruang jiwa yang agung. Cinta ini tidak akan pernah ternoda, karena ini percintaan yang ditulis Tuhan untuk jalan hidupku. Sebuah jalan cinta yang agung dan sunyi dari noda dan nista.
Kekasihku, terima kasih telah hadir dalam hidupku, keberadaanmu telah menyelamatkanku dari kehancuran menjalani kisah percintaan yang digelapkan setan. Semoga jiwaku dan jiwamu selalu dalam lindungan Tuhan untuk selalu menjaga raga dari ketergelinciran menuju jurang kenistaan sebelum akad kesucian membolehkannya. Biarlah aku merasakan kehangatan cinta hanya dengan jiwaku, sehingga langkah nafsu bisa tersekat dalam penjara Tuhan.
Getar-getar cinta yang tercipta dari serpihan pergerakan tubuh dan bayang wajahmu adalah bidadari anggun yang menari di hadapanku. Pergerakanmu dalam batinku adalah pertemuan seorang lelaki dengan wanita yang paling ia cintai. Dan tubuhmu yang kadang dibawa waktu dalam pertemuan singkat denganku adalah pertemuan cinta yang selalu aku gilakan. 

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Advertising

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

visitors

Copyright © 2012. Menggenggam Hikmah - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz